Pernyataan Pers Terkait Pernyataan Mirwan Amir dan Firman Wijaya (Pengacara Novanto)

Hari ini kita kembali mendapatkan fakta persidangan menarik terkait Kasus Korupsi Yang melibatkan terdakwa Setya Novanto yang juga Mantan Ketua Umum Partai Golkar.
Dari deretan saksi saksi yang dihadirkan ternyata memperliatkan dugaan peran terdakwa semakin nyata.

Tapi ini hendak dikaburkan oleh pengacara terdakwa Firman Wijaya. Keterangan Saksi Mirwan Amir bahwa ia pernah menyampaikan informasi soal EKTP kepada presiden SBY diputar balikan menjadi kesan seolah olah SBY lah otak E KTP.
Saya faham bahwa Firman Wijaya harus membela kliennya dengan sangat berat mengingat kuatnya bukti dan fakta persidangan yang memberatkan kliennya. Akibatnya Firman Wijaya panik. Dan memungut informasi sepotong. Akibatnya yang timbul adalah Kebohongan besar.

Rangkaian fakta persidangan dari saksi saksi dan terdakwa sebelumnya memperliatkan TIDAK SEDIKITPUN keterlibatan SBY dalam korupsi E-KTP.

Saran saya kepada Firman Wijaya, konsentrasi saja kepada perkara klien anda. Kebohongan bisa ditutupi, tapi sementara. Kebenaran tidak bisa ditutupi meskipun ada yang berusaha mengaburkannya. Karena itulah saya yakin SBY sama sekali tidak terlibat sama sekali dalam korupsi EKTP.

Untuk media , kami minta untuk berhati hati menyebut identitas narasumber. Berhentilah kalian menframing Partai Demokrat dengan informasi sesat bahwa Mirwan Amir adalah Politikus Partai Demokrat. Kami sampaikan bahwa Mirwan Amir sudah lama tidak menjadi kader Partai Demokrat. Beliau sudah bergabung ke Partai lain.

Salam Hormat

Erma Ranik
Komisi 3 DPRRI Fraksi Partai Demokrat

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*