Figur Calon Kepala Daerah Kabupaten Landak dan Kota Singkawang pada Pilkada 2017 Bermunculan

Figur Calon Kepala Daerah Kabupaten Landak dan Kota Singkawang pada Pilkada 2017 Bermunculan
Ilustrasi

 

SINGKAWANG, SP – Bakal Calon Kepala Daerah (Cakada) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2017 di Kota Singkawang dan Kabupaten Landak, mulai bermunculan.
Di Kota Singkawang paling tidak ada enam bakal calon sudah berani tampil di publik. Sebaliknya di Kabupaten Landak, calon masih malu-malu karena faktor psikologis.
Figur bermunculan di Singkawang, karena Wali Kota Awang Ishak, sudah tidak bisa mencalonkan diri lagi. Dia terganjal aturan, tidak boleh menjabat dua periode di satu wilayah.

Tapi mantan Walikota Singkawang, Hasan Karman alias Bong Sau Fan sudah jauh-jauh hari menegaskan, tidak berminat lagi terjun di bidang politik, karena ingin fokus mengajar di perguruan tinggi dan mengurus bisnis.

Kendati demikian, Wakil Wali Kota Singkawang, Abdul Muthalib, Minggu (14/2), menegaskan, sangat siap lahir dan batin merebut kursi Wali Kota Singkawang dalam Pilkada serentak tahun 2017. “Haruslah, harus maju untuk menyambung pembangunan yang sudah berjalan,” ujar Abdul.
Sebagai orang nomor dua di Singkawang saat ini, Abdul meyakini memiliki porsi tawar tinggi dibanding calon lain yang juga akan maju pada Pilwako mendatang. Ia mengaku dipinang oleh partai, dan bukan meminang.

Bahkan dalam waktu dekat nanti, Abdul berencana mendeklarasikan pencalonan dirinya dalam bursa pemilihan Wali Kota Singkawang 2017. “Rencana 1 April 2016, pendeklarasian, sekaligus hari kelahiran Abdul Muthalib,” katanya.

Sementara itu, mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Singkawang, Tjai Chui Mie sudah mendeklarasikan siap maju dalam Pilkada serentak tahun 2017.   Tjai Tjui Mie, anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Singkawang hasil Pemilu 2014, menegaskan sudah membentuk tim sukses untuk maju dalam Pilkada serentak di Kota Singkawang tahun 2017.

Nama lain yang sudah memasang baliho di sejumlah tempat, yakni Wakil Ketua DPRD Kota Singkawang, Sumberanto Tjitra, Najib (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang), Andi Syarif (Ketua KONI Kota Singkawang), Yusri (Ketua Sanggau Sultan Saefuddin Singkawang).

Ketua Dewan Adat Dayak Kota Singkawang, Aloysius Kilim, mengatakan, masih belum menentukan figur yang akan didukung untuk maju dalam pemilihan Walikota Singkawang 2017 mendatang.

Kilim menggaris bawahi, figur yang yang pantas yang nantinya paling cocok untuk memimpin Singkawang haruslah merupakan figur yang bisa diterima oleh semua pihak dan golongan.   “Jikapun orang Melayu, dia juga harus bisa diterima oleh semua golongan yang ada di Singkawang. Apalagi di Singkawang ini kan sangat multi etnis,” kata Kilim.

Kilim mengatakan, apabila Singkawang nantinya dipimpin oleh pemimpin yang berjiwa nasionalis, kedepannya hal tersebut dikhawatirkan akan menjadi masalah untuk Kita Singkawang.   “Patokan kita orang yang memiliki jiwa nasionalis dapat memperlakukan orang dengan adil dan tidak diskriminasi. Karena ada figur yang kelihatan nasionalis, tapi dalam praktiknya malah diskriminasi,” tegas Kilim.

Tokoh masyarakat Kabupaten Mempawah, Susanto mengharapkan figur yang mencalonkan diri, mampu merangkul semua pihak, agar tidak terjadi pengkotak-kotakan di masyarakat.  

Landak Malu
Di Kabupaten Landak, sejumlah figur masih malu-malu, karena sadar akan lapak Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sejumlah kalangan menyebutkan, semua calon pasti ‘kalah bulu’ kalau Ketua DPD PDIP Provinsi Kalbar, Cornelis menetapkan seseorang menjadi calon.
Pemerhati politik Marselus Uthan menilai, Cornelis paling menentukan calon yang akan diusung di Kabupaten Landak.
Kendati demikian, Wakil Bupati Landak, Haryadi dianggap paling berpeluang maju dalam Pilkada di Kabupaten Landak tahun 2017.

Di samping itu, ada figur Ketua DPRD Kabupaten Landak, Herry Saman. Jakius Sinyor, Kadis PU Provinsi Kalbar. Lukas Kanoh, Kadis Pendidikan Kabupaten Landak. Asuardi Daris, Staf Ahli Bupati Landak, sangat berpeluang jika memiliki nyali mengadu nasib di Kabupaten Landak.
Nama John Itang, Kepala Inspektorat Provinsi Kalbar, Johanes Junaidi, Kepala Badan Pendidikan dan Latihan Provinsi Kalbar, patut diperhitungkan karena pernah bertugas di Kabupaten Landak.

Dikatakan Marselus Uthan, nama Karolin Margret Natasa, anggota DPR RI, putri sulung Gubernur Cornelis, dipastikan akan membuyarkan calon lain, apabila ditetapkan mengabdi di Kabupaten Landak.
Pertimbangannya, keluarga Cornelis memiliki akar jaringan yang cukup kuat di Kabupaten Landak. Di samping itu, mesin partai PDIP yang selalu maksimal bergerak setiap kali digelar Pemilu.   “Saya siap mengabdi di Kabupaten Landak, apabila mendapat mandat dari PDIP. Saya lihat perkembangan dulu,” kata Karolin.(jee/ang/yoo/ben/aju/hd/lis)

Sumber: http://www.suarapemredkalbar.com/berita/kalbar/2016/02/15/figur-calon-kepala-daerah-kabupaten-landak-dan-kota-singkawang-pada-pilkada-2017-bermunculan

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*